Kita mungkin sering sekali mendengar bahwa tubuh membutuhkan asupan buah dan sayurandibanding jenis makanan lainnya. Mungkin ada juga yang bertanya-tanya, jenis buah dan sayuran apakah yang baik untuk tubuh? Bagaimana dengan buah jeruk? Apakah jeruk merupakan salah satu buah yang baik untuk kesehatan?
Jeruk masuk kedalam suku rutaceae ( suku jeruk-jerukan). Tanaman ini diperkirakan berasal dari asia timur dan asia tenggara. Untuk asia timur merupakan asal jeruk manis dan sitrun (lemon),sedangkan asia tenggara sebagai penghasil jeruk bali, jeruk nipis, dan jeruk purut.
Jeruk memiliki kandungan akan vitamin C yang tinggi, serta memiliki kadar kalori yang rendah. Hal ini dapat memberikan manfaat sebagai sebagian dari diet seimbang dalam pola hidup yang sehat. Satu buah jeruk yang beratnya sekitar 140 gram, memiliki sekitar 69 jumlah kalori tanpa lemak atau protein, dengan karbohidrat sebesar 11 gram dan mengandung 3 gram serat makanan. Vitamin C adalah vitamin antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memenuhi fungsi kekebalan tubuh yang baik seperti penyembuhan luka dan sebagainya. Jeruk juga memiliki 82 mg vitamin C. Buah ini juga bebas dari natrium dan memiliki 232 mg kalium atau sekitar 7 persen dari yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari.
Berikut adalah manfaat dan khasiat buah jeruk untuk kesehatan serta kesegaran tubuh:
1. Memenuhi kebutuhan vitamin C
Buah jeruk merupakan salah satu sumber vitamin C yang baik bagi tubuh, Vitamin Cberperan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit. Dengan mengkonsumsi 2 gelas Jus jeruk setiap hari akan membantu anda untuk memenuhi kebutuhan Vitamin C harian anda.
Waktu untuk menanam bibit yang baik ialah pada musim penghujan hingga menjelang musim kemarau. Sebelum memulai menanam, harus diperhatikan kondisi tanah di dalam lubang-lubang tanam, yaitu sudah betul-betul basah dari atas sampai ke bawah.
Lebar dan dalam lubang harus cukup untuk akar seluruhnya, agar arah pertumbuhannya dapat lurus. Selain itu pada lubang tanam perlu diberi pupuk dasar dengan pupuk kandang ± 20 kg dan NPK ± 250 g atau campuran urea, TSP, KCL dengan perbandingan 2 : 2 : 1.
Jarak lubang tanam jeruk berbeda-beda untuk setiap jenisnya. Kalau untuk jenis jeruk yang besar maka lubang harus dibuat 8 x 8 m, sedangkan untuk jeruk keprok cukup dengan jarak 5 x 5 m dan untuk jenis jeruk manis ukuran yang baik dan ideal adalah 6 x 6 m.
Jarak tanaman ini penting karena perkembangan jeruk itu berbeda-beda antara jenis satu dan yang lainnya. Di samping itu pengaturan jarak yang baik akan memudahkan masuknya sinar matahari dan jalan angin ke sela-sela tanaman jeruk. Pohon yang terlalu berhimpitan akan mudah terkena penyakit dan kurang baik perkembangannya.
1. Air dalam tanah harus cukup, tetapi ttidak menggenang
2. Tanah harus mengandung zat-zat makanan dan bahan organism yyang cukup tinggi.
3. Tanah harus selalu gembur tidak muudah padat.
4. Curah hujan dan kelembapan cukup tinggi.
- Awalnya siram media dalam polybag yang berisi bibit jeruk hingga basah
- Balikkan posisi polybag sembari ditepuk-tepuk bagian dasarnya, agar bibit keluar bersama media dan akar-akarnya
- Pangkas sebagian cabang, ranting, dan daun yang tidak berguna untuk mengurangi penguapan
- Letakkan bibit jeruk tepat di tengah-tengah pot secara tegak
- Timbun dengan sisa media tanam hingga penuh
- Siram sampai cukup basah, dapat ditambah dengan humus
- Letakkan tabulampot jeruk pada tempat yang benar terbuka dan terkena sinar matahari pagi hari hingga pukul 11.00 WIB
- Jika memiliki lebih dari satu tabulampot jeruk bisa diletakkan berjajar dan teratur
- Jangan lupa lakukan penyiraman dengan mengalirkan air
- Sebaiknya tetap lakukan pemupukan susulan
1. Pemupukan
Pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk organic maupun anorganik. Pupuk organic seperti pupuk kandang dan kompos sangat baik untuk memperbaiki struktur tanah agar remah. Sedangkan pupuk anorganik seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan unsure-unsur hara makro atau mikro seperti Zn, Cu, Mn, serta Fe, sangat menunjang pertumbuhan dan kesehatan tanaman.
Pemberian pupuk terhaddap tanaman jeruk berbeda-beda takarannya karena harus disesuaikan dengan usia, jenis, dan kandungan hara yang dibutuhkan. Semakin besar tanaman maka semakin banyak kebutuhan pupuk yang dibutuhkan.
Tiga bulan setelah bibit ditanam sampai berumur setahun, jeruk membutuhkan pemupukan susulan sebanyak 3 kali setahun, pada saat jeruk berumur 6 bulan, 9 bulan, dan 12 bulan.
Misalnya jeruk keprok, dosis untuk setiap pemupukannya adalah campuran dari urea, TSP, dan KCL (1 : 1 :1) sebanyak 750 gram per pohon, atau 300 kg per hektar untuk 400 pohon. Dosis pemupukan tahun kedua dan seterusnya meningkat, tapi pemberiannya dilakukan setiap 4 bulan. Pupuk dibenamkan dalam lubang sedalam 15-20 cm di bawah lingkungan tajuk pohon.
2. Pengairan
Jeruk sangat menyyukai kelembapan dan curah hujan yang cukup, pengairan sangat penting apalagi memasuki musim kemarau. Kekurangan air pada pada saat pertumbuhan vegetative akan menghambat pertumbuhan tunas dan akar, sedangkan pada masa generratif akan mengakibatkan kerontokan bunga atau buah.
3. Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan pada bagian pohon yang lemah atasu terserang penyakit, tujuanya untuk memelihara tanaman agar tetap segar, sehat, dan produktif, selain itu agar sinar matahari dan angin dapat menembus sela-sela dahan secara merata. Hasil pemangkasan harus segera dibakar atau dipendam dalam tanah hal ini untuk menghindari penyebarab penyakit.s
4. Pemeliharaan Saat Berbunga
Pohon jeruk yang berumur 3-5 tahun akan berbunga untuk pertama kalinya. Kuncup bunga tumbuh di pucuk, dan kemudian akan berubah menjadi buah.
Untuk menjaga prod uktivitas pohon, maka sebaiknya hanya beberapa bunga yang dibiarkan tumbuh menjadi buah. Sedangkan bunga-bunga yang lainnya sebaiknya dipangkas.. kalau pohon sudah benar-benar kuat maska bunga di biarkan tumbuh semuanya.
5. Penjaranag Buah
Kualitas buah jeruk dapat ditentukan oleh letak buah pada pohon dan cahaya matahari. Buah yang mendapatkan sinar matahari yang cukup pada umumnya bermutu tinggi.